• Posted: 2021-06-08 14:10:28
  • By: administrator29
  • Readed: 629

STIKES Awal Bros Sediakan Prodi Radiologi dan Administrasi Kesehatan Pertama di Riau

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKES) Awal Bros resmi buka di Pekanabaru, menyediakan sarana pendidikan ilmu kesehatan di Kota Pekanbaru. Peresmian dari perguruan tinggi ini dilakukan di Lantai 3 Gedung Rumah Sakit Awal Bros Pekanbaru, Kamis (5/10).

Sementara waktu para mahasiswa dari perguruan tinggi ini akan melakukan kegiatan perkuliahan di Lantai 3 Gedung Rumah Sakit Awal Bros Pekanbaru.

Ketua Yayasan Awal Bros Bangun Bangsa yang menjadi induk perguruan tinggi, Ir Arief Iskandar MM mengatakan hadirnya Stikes Awal Bros di Pekanbaru, dalam rangka menyediakan sarana pendidikan kesehatan bagi masyarakat yang berminat menempuh jenjang pendidikan perguruan tinggi dibidang tersebut.

Tercetusnya pendirian perguruan tinggi ini karena menimbang grup Awal Bros yang tiap tahunnya terus berkembang dan membutuhkan para tenaga ahli kesehatan yang lebih banyak.

Tempat ini menyediakan dua prodi pilihan yakni Strata 1 Administrasi Kesehatan dan Diploma 3 Radiologi.

Dua jurusan ini menjadi yang pertama kali hadir di Provinsi Riau serta menjadi salah satu dari 12 perguruan tinggi secara nasional yang menyediakan prodi Administrasi Kesehatan.

Ia mengatakan dihadirkannya jurusan ini bertujuan untuk menghasilkan para lulusan di dua jurusan tersebut, yang di Riau dan Kepulauan Riau masih sedikit.

Dikatakan kebutuhan tenaga kerja Administrasi Kesehatan dan Radiologi di dua Provinsi Riau dan Kepulauan Riau sangat tinggi.

"Seiring pertumbuhan rumah sakit dan layanan kesehatan di dua daerah ini maka diperlukan para tenaga kerja yang memiliki keahlian dua jurusan tersebut," katanya.

Arief mengatakan adanya jurusan ini juga untuk mengcover kebutuhan tenaga kesehatan di grup Rumah Sakit Awal Bros yang terus berkembang.

Perguruan tinggi yang baru resmi beroperasi ini memiliki akreditasi C saat ini dan kedepannya akreditasi tersebut akan terus ditingkatkan.

Ia mengatakan STIKES Awal Bros telah hadir sejak tahun 2009 dengan perguruan tinggi pertama beroperasi di Batam Kepulauan Riau. Yang beroperasi di Pekanbaru merupakan perguruan tinggi kedua didirikan yayasan.

Kordinator Kopertis Wilayah X Kementrian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi, DR Heri mengatakan dengan hadirnya STIKES Awal Bros diharapkan mampu meningkatkan pemenuhan kebutuhan tenaga ahli di Indonesia.

"Kita berharap ini akan terus berkembang, diharapkan prodi yang ada saat ini bisa bertambah, untuk meningkatkan aksestabilitas pendidikan bagi masyarakat. Dan tentunya akan mampu banyak menampung kebutuhan pendidikan," tuturnya.

Perwakilan Pemerintah Provinsi Riau, Direktur Utama Rumah Sakit Jiwa Tampan, Hasnelly Juwita mengatakan dengam hadirnya STIKES Awal Bros diharapkan mampu menghasilkan tenaga ahli yang berkualitas serta berkualifikasi sesuai dengan kebutuhan rumah sakit.

Ia berharap perguruan tinggi ini mampu menyediakan kebutuhan tenaga kerja yang memiliki keahlian yang terus berinovasi mengikuti perkembangan teknologi rumah sakit.

Ketua STIKES Awal Bros, Wiwiek Suryandatiwi mengatakan perguruan tinggi ini menyediakan jenjang karir yang pasti bagi para lulusannya.

Sebagian besar lulusan nantinya akan di rekrut oleh Rumah Sakit Awal Bros Group yang tersebar se nusantara.

Perguruan tinggi ini memiliki keunggulan tidak hanya kepastian jenjang karir atau lapangan kerja, tetapi juga kepastian praktek pendidikan kesehatan yang berkualitas serta memanfaatkan teknologi dalam perkuliahannya.

Sebagai bentuk kemudahan bagi para mahasiswa, perguruan tinggi ini menyediakan sistem pembayaran perbulan.

Direktur Rumah Sakit Awal Bros Pekanbaru,dr Nurhidayati Endah Puspita Sari, MARS mengatakan kehadiran STIKES Awal Bros sangat dibutuhkan perusahaan terutama bagi grup Awal Bros yang tiap tahunnya terus berkembang.

"Dengan adanya ini diharapkan mampu memenuhi kebutuhan tenaga kesehatan rumah sakit," tuturnya.

Tidak hanya itu, diharapkan pula perguruan tinggi ini mampu memenuhi kebutuhan rumah sakit secara nasional.

Tags: